Abstract
Penelitian ini menganalisis pengaruh kapasitas sumber daya manusia dan ketersediaan infrastruktur teknologi informasi terhadap efektivitas implementasi Sistem Informasi Politik Dalam Negeri (SIMPOLDAGRI) di lingkungan Direktorat Politik Dalam Negeri Kementerian Dalam Negeri. Penelitian dilatarbelakangi oleh kebutuhan strategis akan informasi politik yang akurat, tepat waktu, dan terintegrasi, sementara implementasi sistem masih menghadapi variasi kompetensi operator, keterlambatan input dan pelaporan, ketidakmerataan kualitas jaringan, serta keterbatasan dukungan teknis. Penelitian menggunakan desain kuantitatif eksplanatif dengan metode survei. Populasi penelitian berjumlah 570 pengelola SIMPOLDAGRI pada Direktorat Politik Dalam Negeri dan Badan Kesbangpol provinsi/kabupaten/kota, dengan sampel 85 responden yang ditentukan menggunakan rumus Taro Yamane. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur dan dianalisis menggunakan uji validitas dan reliabilitas, normalitas dan homogenitas, regresi sederhana dan berganda, korelasi, koefisien determinasi, uji t, uji F, dan korelasi parsial. Hasil penelitian menunjukkan kapasitas SDM berpengaruh positif dan signifikan terhadap efektivitas implementasi dengan persamaan Y = 28,971 + 0,416X1, r = 0,495, dan kontribusi 24,5 persen. Ketersediaan infrastruktur TI juga berpengaruh positif dan signifikan dengan persamaan Y = 15,569 + 0,799X2, r = 0,559, dan kontribusi 31,2 persen. Secara simultan, kedua variabel berpengaruh signifikan dengan persamaan Y = 11,513 + 0,224X1 + 0,587X2, R = 0,601, R2 = 0,361, dan F = 23,195 (p < 0,05). Temuan menunjukkan bahwa infrastruktur TI merupakan prediktor parsial yang lebih kuat, namun efektivitas implementasi yang berkelanjutan membutuhkan integrasi SDM yang kompeten dengan infrastruktur teknologi yang andal.
References
Davis, F. D. (1989). Perceived Usefulness, Perceived Ease of Use, and User Acceptance of Information Technology. MIS Quarterly, 13(3), 319-340.
DeLone, W. H., & McLean, E. R. (2003). The DeLone and McLean Model of Information Systems Success: A Ten-Year Update. Journal of Management Information Systems, 19(4), 9-30.
Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 61 Tahun 2011 tentang Pedoman Pemantauan, Pelaporan, dan Evaluasi Perkembangan Politik di Daerah.
Sugiyono. (2007). Metode Penelitian Administrasi. Bandung: Alfabeta.
Sugiyono. (2021). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Surendran, P. (2012). Technology Acceptance Model: A Survey of Literature. International Journal of Business and Social Research, 2(4), 175-178.
Wernerfelt, B. (1984). A Resource-Based View of the Firm. Strategic Management Journal, 5(2), 171-180.